Kami mengharapkan kebahagianmu
Putri kecil kami yang cantik, yang kini semakin dewasa
Salahkah jika kami hanya berharap seperti itu?
Kami besarkan kamu dengan segala daya upaya kami, dengan segala keterbatasan yang kami punya.
Sedih karena tidak bisa memberi semua yang kamu butuhkan, tidak bisa memberi yang terbaik untuk putri cantik kami, tapi kami bahagia ketika kamu tidak banyak menuntut. Ketika kamu tetap bisa tertawa lepas, bermain, berinteraksi dengan sekeliling, dan berbagi di tengah keterbatasan.
Karena kami memberimu berjuta-juta cinta dan kasih sayang melebihi jumlah materi yang dapat kami beri.
Kini ketika kamu bisa mulai berdiri dengan kakimu sendiri, meski tertatih, saat itu pun pasti datang.
Saat dimana seseorang meminta kami memberikan amanah yang selama ini kami emban, amanah untuk menjagamu, bertanggung jawab penuh atasmu. Maka kami hanya mengharap kebahagiaanmu.
Tidak berlebihan, tidak muluk-muluk, kami hanya ingin ketika masa saat kami melepasmu, hati ini merasa tenang.
Tenang karena kamu berada bersama orang yang bertanggung jawab yang menjadi pilihanmu.
Kami ingin kamu dan keluargamu bahagia lebih dari kebahagiaan yang kamu rasakan bersama kami.
Jadi putriku, cobalah untuk mengerti dan pahami sedikit saja keinginan dan harapan kami ini.
Karena kami sama seperti orang tua lainnya, melihat kebahagiaan anaknya dan berkumpup kembali di surga menjadi satu keluarga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar