Biru penuh harap berubah menjadi sendu.
Warnanya memudar seiring dengan waktu dan semesta yang enggan mengabulkan segala harap.
Birunya semakin berwajah sendu, bahkan hingga menangis tergugu.
Mendapati tiap do'a yang mengalun merdu senada dengan amin yang terucap di akhirnya di dalam sujud panjang, seakan masih jauh dari pengabulan.
Biru penuh harap kali ini seakan hendak berubah menjadi kelabu.
Terpapar panas kenyataan. Tertimpa hujan penolakan. Membuat warnanya semakin memudar. Luntur.
Biru penuh harap terus menjaga warnanya. Meski sulit. Menghadirkan lagi satu harapan. Kelak akan kembali biru seperti semula.
Penuh harap, penuh semangat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar