Senin, 14 November 2011

Teman?????


Seangkot dengan anak-anak SMP, membuat saya berfikir. Apa waktu sekolah dulu saya seberisik ini????
Kayaknya ga deh, karena saya kalau di angkot lebih senang melihat ke sisi jalan. lebih diam dibanding yang lain (baca:pembelaan.......^_^)
Tapi, ada yang menarik dari pembicaraan mereka. Salah satu dari mereka bilang,
"eh, kita ampe kapan ya kayak gini?. bisa bareng-bareng terus. Kalau kita pisah SMA masih bisa kumpul lagi, kuliah juga. Tapi, kalau sudah pada dewasa dan nikah tuh, masing-masing."
Temannya yang lain mwnjawab,
"ga kali, tergantung kitanya aja"
"Kebanyakan kayak gitu, nyokap gue juga. soalnya mereka sibuk ngurusin kerjaan, rumah, suami, anak. Jadi susah"
Sampai di situ percakapan mereka yang saya simak. Selebihnya saya sibuk sendiri dengan pikiran-pikiran yang muncul di kepala.
Rasanya pengen nangis, karena apa yang mereka bicarakan terjadi dengan saya dan orang-orang yang saya sebut sebagai teman/sahabat.
Apa yang mereka katakan ada benarnya, dengan alasan-alasan yang mereka kemukakan itulah yang mungkin menjadikan jarak antara saya dengan teman-teman menjadi semakin jauh. Komunikasi kita semakin hambar. Bahkan rasa rindu pun mengikis, hampir hilang.
Padahal, waktu kita selalu menghabiskan waktu bersama. berbagai macam rencana ke depan pernah kita bicarakan. Dan semuanya hanya wacana. Menurut saya.....
Tapi kembali itu adalah sebuah alasan, semua tegantung individu masing-masing, termasuk saya.

Satu hal yang pasti, dalam hati ini masih ada ruang yang penuh sesak terisi oleh nama dan kenangan tentang mereka.
Dan itu tidak bisa dipungkiri. Meski jauh, tak ada komunikasi, terlupakan oleh segudang aktivitas tapi rasa rindu itu masih muncul. Biarpun hanya sekejapan mata. Seperti saat ini.....


Di manapun kalian, dalam kondisi apapun, dan apapun sebutan kalian untuk saya. Kalian adalah teman, sahabat yang entah sampai kapan ....miss you all........

Teknik Kimia & Jadi Guru


Teknik Kimia ....
Gak pernah sedikit pun terlintas di pikiran saya kuliah di jurusan ini. masuk jurusan ini tuh kayak ngitung kancing, gak serius.
Impian saya bisa kuliah yang berbau biologi (karena waktu SMA seneng sama pelajaran ini) atau ekonomi. kenapa ekonomi ato lebih tepatnya akuntasi, karena banyak angkanya. asyik aja gitu, ngitung aktifa dan pasifa, ada debet dan kredit. berasa punya uang banyak.aneh memang, tapi begitulah saya. ANEH....
balik lagi ke Teknik Kimia, alasan kenapa memilih jurusan ini adalah:
1. buat cadangan
2. jurusan teknik yang paling banyak "personil" perempuannya
3.lebih familiar di kuping karena ada kata "kimia", kalau Teknik Industri (jurusan yg juga banyak "personil" perempuannya)kayaknya asing banget. Jadi dipikir lebih mudah
Tapi ...ternyata saya salah besar, jurusan ini "gak banget".
semester pertama dihadapkan dengan 3 praktikum, bergaul dengan zat-zat aneh, mata kuliah ajaib dl. cuma satu yang bikin senang, di teknik kimia banyak angka.hehehe...
Ya, saya mencoba menikmati, karena di teknik kimia saya bertemu dengan teman-teman luar biasa. di teknik kimia saya "tercelup" ke dalam tempat yang membuat saya jadi lebih baik.alhamdulillah...
di teknik kimia saya juga menemukan profesi yang saya cintai, lewat perantara seorang dosen saya bisa jadi guru. profesi yang jauh dari keteknik kimiaan.
setelah lulus dari teknik kimia, hanya beberapa bulan saja saya tertarik untuk menawarkan ijazah ke beberapa perusahaan. setelah itu tidak, karena saya jatuh cinta, benar-benar jatuh cinta dengan profesi saya sekarang.
ada sesuatu yang saya rasakan dan nilainya lebih besar dari apa yang saya dapatkan.
beberapa tahun berlalu, saya mulai sadar bahwa teknik kimia(insinyur) dan jadi guru adalah cita-cita yang selalu saya tuliskan, yang selalu sampaikan, dan kadang saya banggakan di hadapan teman-teman kecil saya.
walaupun sekarang tidak bisa jadi insinyur sesungguhnya, tapi insyaallah saya jadi guru yang sesungguhnya...^_^

Kamis, 03 November 2011

Tes Gaya Belajar


  1. Saya lebih suka mendengarkan informasi yang ada di kaset daripada membaca buku
  2. Jika mengerjakan sesuatu, saya selalu membaca instruksinya terlebih dulu.
  3. Saya lebih suka membaca daripada mendengarkan penjelasan.
  4. Saat seorang diri, saya biasanya memainkan musik atau bernyanyi.
  5. Saya lebih suka berolahraga daripada membaca buku.
  6. Saya selalu dapat menunjukkan arah Utara atau Selatan di mana pun saya berada.
  7. Saya suka menulis surat, jurnal, atau buku harian.
  8. Saat berbicara, saya suka mengatakan, “Saya mendengar anda, itu terdengar bagus, itu bunyinya bagus.”
  9. Ruangan, meja, mobil atau rumah saya biasanya berantakan/tidak teratur.
  10. Saya suka merancang, mengerjakan, dan membuat sesuatu dengan kedua tangan saya.
  11. Saya tahu hampir semua kata dari lagu yang saya dengar.
  12. Ketika mendengar orang lain berbicara, saya biasanya membuat gambar dari apa yang mereka katakan dalam pikiran saya.
  13. Saya suka olahraga dan rasanya saya adalah olahragawan yang baik.
  14. Mudah sekali bagi saya untuk mengobrol dalam waktu yang lama dengan kawan saya di telepon.
  15. Tanpa musik, hidup amat membosankan.
  16. Saya sangat senang berkumpul dan biasanya dapat dengan mudah berbicara dengan siapa saja.
  17. Saat melihat obyek dalam bentuk gambar, saya dapat dengan mudah mengenali obyek yang sama walaupun posisi obyek itu diputar/diubah.
  18. Saya biasanya mengatakan, “Saya rasa, saya perlu menemukan pijakan atas hal ini, atau saya ingin bisa menangani hal ini.”
  19. Saat mengingat suatu pengalaman saya sering kali melihat pengalaman itu dalam bentuk gambar di dalam pikiran saya.
  20. Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering kali mendengar suara dan berbicara pada diri saya mengenai pengalaman itu.
  21. Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering kali ingat bagaimana perasaan saya terhadap pengalaman saya itu.
  22. Saya lebih suka musik daripada seni lukis.
  23. Saya sering mencoret-coret kertas saat berbicara di telepon atau dalam suatu pertemuan/rapat.
  24. Saya lebih suka melakukan contoh peragaan daripada membuat laporan tertulis atas suatu kejadian.
  25. Saya lebih suka membacakan cerita daripada mendengarkan.
  26. Saya biasanya berbicara dengan perlahan.
  27. Saya lebih suka berbicara daripada menulis.
  28. Tulisan tangan saya biasanya tidak rapi.
  29. Saya biasanya menggunakan jari saya untuk menunjuk kalimat yang saya baca.
  30. Saya dapat dengan cepat melakukan penjumlahan dan perkalian dalam pikiran saya.
  31. Saya suka mengeja dan saya pintar mengeja kata-kata.
  32. Saya akan sangat terganggu apabila ada orang yang berbicara pada saat saya sedang nonton TV.
  33. Saya suka mencatat perintah/instruksi yang disampaikan pada saya.
  34. Saya dapat mengingat dengan mudah apa yang orang katakan.
  35. Saya paling mudah belajar sambil mempraktekkan/melakukannya.
  36. Sangat sulit bagi saya untuk duduk diam dalam waktu yang lama.
Lingkari pilihan kamu pada pernyataan yang mencerminkan diri kamu.Yang perlu diingat, kamu mungkin saja menggunakan lebih dari satu gaya belajar.
Orang dengan gaya belajar visual akan memilih nomor: 2, 3, 6, 7, 12, 17, 19, 23, 25, 30, 31, dan 33.
Orang dengan gaya belajar auditori akan memilih nomor 1, 4, 8, 11, 14, 15, 16, 20, 22, 27, 32, dan 34.
Orang dengan gaya belajar kinestetik akan memilih nomor 5, 9, 10, 13, 18, 21, 24, 26, 28, 29, 35, dan 36.

Rabu, 02 November 2011

November Rain

Aku suka sekali dengan hujan..
untuk beberapa hari ke belakang aku sangat menikmati setiap detik hariku.
karena setiap aktivitas ditemani dengan hujan.

banyak mimpi yang hadir
sebanyak tetesan air hujan yang jatuh dari langit

banyak hikmah yang aku dapat
sebanyak rahmat yang Allah beri untuk penghuni bumi.

I love rain so...