Teknik Kimia ....
Gak pernah sedikit pun terlintas di pikiran saya kuliah di jurusan ini. masuk jurusan ini tuh kayak ngitung kancing, gak serius.
Impian saya bisa kuliah yang berbau biologi (karena waktu SMA seneng sama pelajaran ini) atau ekonomi. kenapa ekonomi ato lebih tepatnya akuntasi, karena banyak angkanya. asyik aja gitu, ngitung aktifa dan pasifa, ada debet dan kredit. berasa punya uang banyak.aneh memang, tapi begitulah saya. ANEH....
balik lagi ke Teknik Kimia, alasan kenapa memilih jurusan ini adalah:
1. buat cadangan
2. jurusan teknik yang paling banyak "personil" perempuannya
3.lebih familiar di kuping karena ada kata "kimia", kalau Teknik Industri (jurusan yg juga banyak "personil" perempuannya)kayaknya asing banget. Jadi dipikir lebih mudah
Tapi ...ternyata saya salah besar, jurusan ini "gak banget".
semester pertama dihadapkan dengan 3 praktikum, bergaul dengan zat-zat aneh, mata kuliah ajaib dl. cuma satu yang bikin senang, di teknik kimia banyak angka.hehehe...
Ya, saya mencoba menikmati, karena di teknik kimia saya bertemu dengan teman-teman luar biasa. di teknik kimia saya "tercelup" ke dalam tempat yang membuat saya jadi lebih baik.alhamdulillah...
di teknik kimia saya juga menemukan profesi yang saya cintai, lewat perantara seorang dosen saya bisa jadi guru. profesi yang jauh dari keteknik kimiaan.
setelah lulus dari teknik kimia, hanya beberapa bulan saja saya tertarik untuk menawarkan ijazah ke beberapa perusahaan. setelah itu tidak, karena saya jatuh cinta, benar-benar jatuh cinta dengan profesi saya sekarang.
ada sesuatu yang saya rasakan dan nilainya lebih besar dari apa yang saya dapatkan.
beberapa tahun berlalu, saya mulai sadar bahwa teknik kimia(insinyur) dan jadi guru adalah cita-cita yang selalu saya tuliskan, yang selalu sampaikan, dan kadang saya banggakan di hadapan teman-teman kecil saya.
walaupun sekarang tidak bisa jadi insinyur sesungguhnya, tapi insyaallah saya jadi guru yang sesungguhnya...^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar