Selasa, 07 Oktober 2014

Memandang Wajah Ibu

Ibuku pernah bilang, salah satu momen luar biasa indah bagi seorang ibu adalah ketika menatap anaknya pada saat tidur. Lelapnya seakan menggantikah lelah sepanjang hari. Dan ketika memandang wajah anaknya, baru menyadari bahwa waktu telah berjalan begitu cepat sehingga anak pun tak terasa tumbuh semakin besar.

Kali ini aku sebagai anak yang berada di posisi beliau. Memandang wajah ibuku ketika tidur. Berbagai macam rasa bercampur di dada.

Rasa takjub karena wanita kuat ini yang mengandung, melahirkan, dan merawatku sampai sekarang.
Rasa syukur karena mempunyai ibu dengan limpahan kasih sayang, cinta dan perhatian yang meluap.
Rasa sedih karena sampai setua ini aku belum bisa membahagiakannya, membanggakannya, membalas sedikit saja jasanya.

Aku ingin membahagiakannya lebih dari sekedar saat dia menatapku waktu tidur, membahagiakannya lebih dari saat matanya berkaca-kaca ketika namaku disebut saat wisuda, membahagiakannya lebih dari sekedar melihatku tumbuh menjadi anak yang baik dimatanya, membahagiakannya lebih dari apapun.

Kupandangi keriput yang tampak mulai jelas dan banyak, dengan do'a dan harap semoga aku bisa membersamainya lebih lama, menghadiahkannya kebahagiaan yang lebih dan lebih.

Amih...semoga Allah mengampuni dosamu, memberi kesehatan, memberi kekuatan untuk terus menyaksikan anak-anakmu tumbuh, sampai kami anak-anakmu merasakan bagaimana luar biasanya membangun keluarga..aamiin...allahumma aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar