Jumat, 04 April 2014

Curhat Teman


Usia kepala tiga dan masih menyandang status lajang. Tidak dipungkiri keadaan itu menghadirkan kegundahan luar biasa dalam diri. Itu juga yang mungkin dirasakan oleh seorang temanku. Ketika semua keluarga mendesak bahkan ikut campur dengan menyodorkan seorang calon, ketika semua temannya sudah berkeluarga dan mempunyai anak, ketika yang usianya jauh di bawah dia pun silih berganti menemukan jodohnya dan dia masih menunggu, maka rasa gundah itu hadir. Prinsip yang dipegangnya berbenturan keras dengan keadaannya. Tapi sabar tetap menjadi pilihannya, prinsipnya dipegang teguh, dan meyakini yang terbaik yang dipilihkan oleh pemilikNya.

Bukan berarti karena tuntutan usia dan keluarga kemudian harus menerima siapa saja, kan??

Aku tuliskan curahan hatinya di sini, karena secara tidak langsung, kurang dan lebihnya menggambarkan kondisiku juga..^^

Ya Allah... terima kasih atas segala nikmat yang Kau berikan kepadaku.
-Nikmat Iman
-Nikmat Islam
-Nikmat tarbiyah
-Nikmat dakwah
-Nikmat bertemu dengan para tunas-tunas bangsa

Ketika yang lebih tua harus mengalah dengan yang lebih muda
Ketika yang matang sibuk mengurusi dakwah
barangkali ada juga yang sudah tidak memikirkan pribadinya
Ya...hari-harinya dihiasi dengan mengurusi orang lain..

Barangkali itu cara Allah menyayangi hamba-hambaNya

Jangan Kau cabut nikmay ini
Entah bagaimana jadinya jika Engkau mengambil semua itu..
Istiqomahkanlah aku di jalan ini.. aamiin...

Ya..jangan karena usia sudah sangat matang
menerima siapa saja
yang tidak sefikroh
sungguh...setiap orang pasti punya prinsip
Dan ada yang berprinsip.. Di Jalan Dakwah Kugapai Sakinah...
Masih adakah yang punya prinsip yang sama??

Ketika saat ini bergulir prinsipnya
Yang penting fisiknya...pendidikannya...pekerjaannya..
Lagi-lagi masih adakah yang punya prinsip  "Di Jalan Dakwah Kugapai Sakinah"???
Menikah karena dakwah Ilallah....













**Semoga Allah memberikan jodoh terbaik menurutNya dan menyegerakannya..aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar