Cinta...
Satu kata yang membuat orang kadang berubah menjadi bukan dirinya. Satu kata yang punya arti yang begitu banyak. Begitu indah tapi juga bisa begitu menyakitkan.
Saat orang jatuh cinta, sering akal sehat terkalahkan oleh rasa yang berbunga-bunga. Sekeliling begitu indah. Bisa begitu saja menyunggingkan senyum termanis di wajahnya. Wajah bersemu merah merona. Hati yang ketar-ketir mengartikan berjuta rasa. Dan semangat yang besar untuk melakukan semua aktivitas. Jadi seperti suplemen yang menyegarkan.
Jangankan melihat wajah orang yang dicinta, melihat punggungnya saja bahagianya sudah cukup untuk membuatnya mimpi indah. Nama orang yang dicinta akan terdengar begitu indah bila disebut. Wajahnya seakan hadir di depan mata bahkan saat memejamkan mata. Bahkan banyak orang yang tiba-tiba mirip dengan orang yang dicinta.
Semua kejadian yang berhubungan dengannya akan melambungkan angannya. Menjadikannya sebuah pertanda. Mereka-reka semua tingkah laku si dia. Dan mencari semua pertanda yang menyatakan si dia juga memiliki rasa yang sama. Pertemuan-pertemuan yang serba kebetulan dijadikan tanda bahwa itu adalah ciri bahwa berjodoh dengan si dia. Semua serba indah.
Tapi tidak jarang ada orang yang begitu takut ketika hatuh cinta. Karena menganggap, ketika cinta itu hadir maka bisa jadi sebentar lagi dia akan merasakan sakit hati, merasakan kesedihan yang teramat perih karena cinta yang tak berbalas. Jadi, sekuat mungkin dia akan menolak kehadiran cinta.
Itulah cinta yang diartikan begitu sempit. Padahal cinta begitu luas artinya. Tidak perlu takut jika cinta hadir, karena dengannya hidup pasti akan lebih bermakna. Cinta bukan hanya berarti harus berbalas, menerima semua yang diharapkan dari dia yang dicinta. Tapi lebih kepada memberi, menikmatinya hingga bisa memberi dengan tulus. Memberi bukan hanya kepada dia yang dicinta tapi semua orang yang ada disekeliling. Tidak peduli ada rasa yang sama dari dia yang dicinta. Yang terpenting adalah orang banyak bahagia, diri sendiri juga bahagia.
Sampai-sampai ada yang berpendapat, jangan jatuh cinta tapi bangun cinta. Karena arti jatuh yang menyakitkan. Kalimat itu untuk memotivasi orang-orang yang merasa takut dengan cinta dan mengartikan cinta dengan sangat sempit.
Menyadarkan bahwa cinta harus dibangun menjadi bangunan yang kokoh yang kelak akan mengokohkan keberadaan orang yang memilikinya.
Jangan takut jatuh cinta, merasakan keindahannya, membangunnya dan membiarkannya ada selamanya di hati. Setiap hari, setiap saat.
I'm falling in love every single day...*_^
Cinta adalah rasa ingin memiliki, heee
BalasHapus