Minggu, 30 September 2012

Mimpi, Pagi, dan Sebuah Keyakinan


“Kuberi tahu satu rahasia padamu, Kawan
Buah paling manis dari berani bermimpi
Adalah kejadian-kejadian menakjubkan
Dalam perjalanan menggapainya” (Andrea Hirata)

Kata-kata itu bisa menjadi minyak untuk menyalakan keberanian dalam bermimpi. Tidak perlu takut karena bermimpi itu gratis. Kau hanya perlu menyusun mimpi-mimpi itu mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar, mulai dari jangka pendek sampai dengan jangka panjang. Setelah itu, buat peta konsep hidupmu. Susun rencana untuk menyusuri jalan-jalan yang akan mengantarmu sampai ke mimpi itu.
Setelah semua dbuat, mulailah perjalanan menggapainya. Nikmati setiap detail dari kejadian-kejadian yang ada. Jika tidak pernah sampai pada mimpi yang kau tuju, maka berbahagialah karena kau telah menyusunnya dengan baik. Karena kau telah menjumpai kejadian-kejadian luar biasa. Jadi, tetaplah menikmatinya seperti pada saat kau memulai.

Bandingkan dengan orang-orang yang menjalani hidup tanpa sebuah mimpi sekalipun. Kebanyakan mereka tidak sadar telah melewati kejadian-kejadian luar biasa dalam perjalanan hidupnya. Mereka hanya menjalani hidup mereka sekedar saja, semuanya mereka anggap sebagai sebuah kebetulan atau malah berpikir memang itulah yang seharusnya mereka jalani. Itulah takdirnya.

Jika hari ini mimpimu belum ada, sudah ada tapi belum menyusun rencana untuk mengejarnya. Esok, ketika kau memulai hari buatlah semuanya. Niatkan dan siapkan diri untuk bertemu dengan kejadian menakjubkan, keajaiban dan semua yang indah dalam perjalanan mimpimu.
Tanamkan sebuah keyakinan dalam diri bahwa semua itu akan terwujud. Cepat atau lambat bergantung pada daya yang kau berikan,pada usaha yang kau lakukan.
Tak perlu malu menyampaikan ke semua orang,karena semakin banyak orang tau maka semakin dekat jarak mimpi itu dengan keterwujudan. Ibarat sebuah karya, tidak akan menjadi sebuah karya jika tidak ditujnjukan kepada orang lain, tidak diapresiasi orang lain.

Perlu diingat bahwa Allah tidak akan merubah kondisi hambanya yang  tidak mau berubah sendiri.
Ingat juga bahwa Allah maha pemurah,”berdo’alah maka do’amu akan ku kabulkan”. Kurang lebih seperti itu janjiNya. Jadi, kenapa masih ragu??
Bermimpi yuk…!!!!...^-^ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar