Kelak saat aku punya rumah sendiri, aku mau yang sederhana tapi nyaman. Menjadi tempat yang dirindu, melepaskan penat dan sumber keberkahan bagiku, keluargaku dan tetanggaku.
Tidak perlu terlalu besar. Aku hanya ingin cahaya matahari masuk ke setiap kamar, saat aku di dalam kamar aku bisa menatap senja yang aku suka. Menikmati bulan dan bintang-bintang saat malam tiba. Hingga aku bisa dapat langsung mengagumi kebesaran Allah sambil menggali inspirasi.
Aku mau ada halaman belakang yang cukup luas. Ruang terbuka hijau yang bisa aku tanami tanaman buah, tanaman hias dan bunga-bunga terutama mawar. Halaman belakang difungsikan sebagai tempat berkumpul keluarga selain ruang keluarga dan meja makan. Tempat mengikat cinta antara anggota keluarga melalui interaksi+interaksi ringan yang mengukuhkan. Ketika anak-anakku masih kecil mereka bisa merasakan permainan-permainan yang lebih beragam tanpa takut atau khawatir bahaya main di jalan. Mereka bisa mengajak teman-temannya bermain di halaman belakang. Ketika sudah sekolah, bisa menjadi tempat kerja kelompok yang nyaman.
Halaman belakang rumah juga bisa untuk tempat pengajian. Jadi suasana pengajian tidak terlalu membosankan karena selalu diadakan di dalam ruang. Sambil mengaji bisa sambil menikmati semilir angin di bawah pohon. Teman-temanku yang membawa anak bisa membiarkan anak-anaknya bermain. Jadi ibu-ibu fokus dengan pengajian dan anak-anak asyik bermain.
Awalnya tidak terpikir tentang halaman belakang. Di benakku yang terlintas adalah teras depan. Aku hanya butuh tempat terbuka di belakang rumah untuk jemuran. Tapi seorang ibu menginspirasiku tentang halaman belakang, maka munculah angan-angan halaman belakang dan fungsinya.
Teras depan tetap dalam mimpiku, hanya tidak sedetail halaman belakang. Yang penting di depan rumah ada pot-pot bunga dan kursi di teras.
Jika Allah berkenan memberkahiku dengan rumah yang luas tanahnya luas sekali, aku ingin membuat sebuah bangunan di samping rumahku yang bisa difungsikan sebagai tempat belajar dan lainnya. Di dalamnya tersedia rak-rak berisi buku-buku, baik buku pelajaran, buku cerita, novel dll. Semacam perpustakaan kecil untuk keluargaku dan orang lain khususnya tetanggaku. Setiap bulan di tempat itu di adakan acara, entah itu pengajian, bedah buku, diskusi, lomba masak untuk ibu-ibu atau apapun yang pasti menjadi tempat yang sangat bermanfaat.
Itu impianku, rumah yang sederhana tapi nyaman untukku dan keluarga serta bermanfaat.
Berharap sekali Allah berkenan mewujudkan rumah impianku. Aamiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar