Senin, 06 Agustus 2012

Silahkan Pilih, Menjadi Ikan atau Mutiara??

Berawal dari obrolan ringan dengan seorang pelajar, tapi semakin seru ketika aku coba tanya pendapatnya tentang kondisi remaja sekarang.

Menurutnya, remaja sekarang dari segi moral pada umumnya sudah tidak bisa dikatakan baik, akhlaknya dan keimanannya semakin menurun, perilakunya kadang sudah melewati batas kewajaran.
Mimik wajah gadis itu semakin bersemangat saat ia menyampaikan kalimat-kalimat berikutnya.
"Juga tentang pacaran, teh. dengan gampangnya seseorang bisa digandeng, dipegang. Padahal kita tuh sebagai wanita sangat mahal. Kita itu mutiara yang disimpan di etalase yang untuk memilikinya butuh harga yang mahal, tidak murah. Tidak seperti ikan di pasar, yang bisa dipegang, dipilih-pilih. Tidak suka bisa diletakkan kembali, kalau suka dbawa dengan harga yang murah."
Dengan tersipu, ia mengakhiri paparannya dengan pengakuan bahwa dulu juga ia pernah terjebak dalam pacaran, walaupun sebentar dan yang paling penting sekarang ia menyesal.

Apa yang disampaikan gadis itu menggelitik, sepertinya remaja sekarang (ataupun yang sudah bukan remaja) banyak yang lebih memilih menjadi ikan yang murahan. Dengan begitu bangga memperkenalkan pacarnya, menganggap kalau tidak pacaran itu tidak gaul dan lain sebagainya. Rela melakukan apa saja demi pacarnya, menangis meraung-raung sampai kejang ketika diputusin sama pacarnya. Bahkan mungkin ada yang nekad mengakhiri hidupnya.
Kondisinya bahkan lebih ditambah parah dengan oarang tua yang juga merasa bangga kalau anaknya punya pacar, mereka pikir anaknya "laku". Astaghfirullah... anak ibu/bapak itu bukan barang dagangan. Tapi begitulah kondisi sekarang.

Pembicaraan kami saat itu adalah gambaran umum, tidak semua remaja seperti itu (salah satunya yang sedang aku ajak diskusi). Masih ada remaja yang memilih menjadi "luar biasa" diantara kondisi yang biasa.
Harapannya masih banyak dan akan bertambah banyak lagi yang menyadari bahwa pilihan ada di tangan kita masing-masing. Terutama sebagai seorang wanita, maka kehormatan itu harus benar-benar dijaga. Yang kelak akan diberikan, dimiliki dan dijaga oleh laki-laki terbaik. Yang akan menganggap diri seorang wanita itu lebih berharga bahkan jika dibandingkan dengan mutiara.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar